AWWALUSSANAH  RA PERWANIDA TEMPURSARI DAN KB AL FIKR
Berita
02 Aug 2026
Penulis: Ani Karyani Muhtar

AWWALUSSANAH RA PERWANIDA TEMPURSARI DAN KB AL FIKR

Menyambut Tahun Pelajaran Baru, RA Perwanida Tempursari Gelar Awalussanah Penuh Makna

SAMBI — Dalam rangka menyambut tahun pelajaran baru, RA Perwanida Tempursari sukses menyelenggarakan acara Awalussanah pada hari Sabtu, 18 Juli 2026. Bertempat di Aula Kecamatan Sambi, acara ini dihadiri oleh jajaran pendidik, komite sekolah, serta para orang tua wali murid yang hadir dengan penuh antusiasme.

Kegiatan Awalussanah ini bukan sekadar ajang perkenalan dan silaturahmi, melainkan menjadi langkah awal yang strategis untuk menyamakan visi pendidikan antara pihak sekolah dan orang tua di rumah. Menariknya, pemaparan materi pada tahun ini secara khusus dibagi dan disesuaikan dengan jenjang kelas peserta didik agar lebih tepat sasaran.

Membangun Fondasi KB dan TK A: "Mengubah Jarak Usia dan Kematangan Menjadi Potensi Emas"

Bagi wali murid Kelompok Bermain (KB) dan TK A, sekolah menghadirkan sesi inspiratif dengan tema "Mengubah Jarak Usia dan Kematangan Menjadi Potensi Emas". Sesi ini di sampaikan oleh Bunda Fita Windyastuti,S.Psi,  memberikan wawasan mendalam bahwa setiap anak memiliki garis waktu perkembangan psikologis dan motorik yang unik.

Alih-alih mengkhawatirkan perbedaan usia atau tingkat kematangan anak saat pertama kali masuk sekolah, para orang tua diajak untuk merangkul perbedaan tersebut. Melalui stimulasi yang tepat dan pendampingan yang penuh kasih, jarak kematangan ini justru bisa dioptimalkan menjadi ruang untuk menggali potensi emas dan bakat terpendam setiap anak sejak usia dini.

Persiapan TK B: "Membangun Segitiga Pendidikan"

Sementara itu, bagi wali murid kelas TK B, materi difokuskan pada tema "Membangun Segitiga Pendidikan". Jenjang TK B merupakan masa transisi yang sangat krusial sebelum anak melangkah ke jenjang Sekolah Dasar (SD),.

Materi ini menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak bisa hanya dibebankan pada satu pihak. Diperlukan sinergi yang kuat dan tak terputus antara tiga pilar utama: Anak, Orang Tua, dan Pendidik (Sekolah). Ketika ketiga elemen dalam segitiga ini terhubung dengan komunikasi yang baik dan saling mendukung, maka akan tercipta ekosistem belajar yang kokoh untuk mengantarkan anak mencapai kematangan akademik dan emosional yang siap menempuh pendidikan dasar.

Acara yang berlangsung interaktif ini ditutup dengan sesi diskusi dan ramah tamah. Melalui Awalussanah ini, RA Perwanida Tempursari berharap kolaborasi erat antara sekolah dan orang tua dapat terus terjalin sepanjang tahun ajaran, demi mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan bahagia.